Selasa, 23 April 2013

Contoh Makalah kimia (halogen)


Bingung ngerjain tugas tentang sifat dan guna halogen gan? nggak usah bingung, nih ane punya sedikit contoh makalah tentang sifat dan guna halogen. Semoga makalah ini bisa sedikit membantu agan2 semua ye... :)


 
SIFAT DAN GUNA HALOGEN



























KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT,berkat limpahan rahmat karunia-Nya makalah “SIFAT DAN GUNA HALOGEN” ini dapat terselesaikan.
Makalah ini mencakup aspek-aspek dalam mata pelajaran Kimia terutama pada bab kimia unsur,dan bahasan dalam makalah ini mengkhususkan pada materi HALOGEN.
Makalah ini diharapkan bisa menjadi tambahan pengetahuan dan bahan pembelajaran agar menjadi lebih efektif.Makalah ini juga diharapkan bisa menjadi resensi dalam mengupas hal-hal yang berkaitan dengan kimia,dan Halogen pada khususnya.
Kami menyadari bahwa makalah ini masih terdapat banyak sekali kekurangan.Oleh karena itu saran dan kritik sangat kami harapkan untuk perbaikan.




                                                        Maospati, 7 November 2011
HALOGEN
APA ITU HALOGEN??

Dalam sistem periodik unsur, halogen merupakan golongan yang berada pada golongan VIIA. Halogen berasal dari kata “halit” yang artinya garam, halogen sendiri dapat diartikan sebagai pembentuk garam. Golongan halogen merupakan golongan yang sangat reaktif menangkap electron (oksidator). Pada umumnya golongan halogen menangkap satu elektron untuk memenuhi kulit terluarnya. Karena kereaktifannya sangat tinggi halogen tidak mungkin ada dalam keadaan bebas di alam.

Unsur-unsur golongan Halogen adalah Fluorin(F),Klorin(Cl),Bromin(Br),Iodin(I),dan Astatin (At).
Halogen adalah unsur nonlogam yang paling reaktif,berbau,beracun,dan berwarna.Halogen juga tidak terdapat di alam bebas.Unsur-unsur halogen dilambangkan dengan huruf X.Konfigurasi elektron kulit terluarnya adalah ns2 np5,pada kulit terluar terdapat tujuh elektron jadi termasuk kedalam golongan VII A.
Unsur – unsur halogen yang terdapat pada keadaan bebas terdapat sebagai molekul diatomik F2,Cl2,Br2,dan I2.Sedangkan Astatin merupakan unsur radioaktif.
Pada makalah ini kita akan mempelajari sifat-sifat Halogen,kegunaan Halogen,dan senyawa Halogen.










I.           Apa saja sifat HALOGEN??
Ada 2 sifat dari unsur – unsur halogen yaitu,sifat fisis dan sifat kimia.Sifat fisis ditinjau dari titik leleh,titik didih,dan warna.
Sifat fisis :
Sifat-sifat
Unsur
Fluorin
Klorin
Bromin
Iodin
Astatin
Nomor atom
9
17
35
53
85
Massa atom relative
18,99
35,5
79,90
126,90
(210)
Titik leleh (°C)
-219,62
-100,98
-7,25
113,5
302
Titik didih (°C)
-188,14
-34,6
58,78
184,35
337
Rapatan pada 25°C (Gram/liter)
1,108
1,367
3,119
4,930
¯
Warna
Kuning
Kunung-Hijau
Merah tua
Ungu-hitam

Energi ionisasi (kJ/mol)
1681,0
1251,0
1139,9
1008,4
930
Afinitas elektron (kJ/mol)
328,0
349,0
324,7
295,2
270
Keelektronegatifan
3,98
3,16
2,96
2,66
2,20
Jari-jari ion
1,33
1,81
1,96
2,20
2,27
jari-jari atiom
0,64
0,99
1,14
1,33
1,40
Potensial reduksi standart(Volt)
2,87
1,36
1,07
0,54
-0.2













Penjelasan :
1.Jari-jari atom unsur halogen bertambah dari fluorin sampai astatin,demikian juga dengan jari-jari ion negatifnya.
Semakin ke bawah kulit elektron semakin banyak sehingga dalam sistem periodik semakin ke bawah maka jari-jari atom tambah besar.
2.Titik didih dan titik leleh dari fluorin sampai iodin bertambah besar,karena ikatan antar molekulnya juga makin besar.  Kenaikan titik didih dn titik lebur halogen sebanding dengan naiknya nomor atom. 
Hal ini berhubungan dengan banyaknya energy yang harus dipakai untuk mengatasi gaya tarik-menarik antara molekul-molekul zat, contohnya gaya van der waals yang menarik molekul-molekul berdekatan satu sama lain. Gaya ini makin tinggi untuk molekul-molekul kompleks yang memiliki banyak elektron.

3.Wujud fluorin dan klorin pada temperatur kamar adalah gas,bromin berwujud cair dan mudah menguap,dan iodin berwujud padat dan mudah menyublim.
4.Warna gas fluorin adalah kuning muda,gas klorin berwarna kuning hijau.Cairan bromin berwarna merah coklat,dan zat padat iodin berwarna hitam,sedangkan uap iodin berwarna ungu.
5.Kelarutan fluorin,klorin,dan bromin dalam air besar atau mudah sekali larut,sedangkan kelarutan iodin dalam air sangat kecil(sukar larut)




SIFAT KIMIA
Sifat kimia dapat ditinjau dari kereaktifan unsur halogen tersebut,beberapa sifat unsur-unsur halogen adalah :
1.Halogen mudah membentuk ion negatif karena atom halogen mempunyai elektron valensi pada kulit terluarnya.Oleh karena itu,halogen disebut unsur yang sangat elektronegatif.
2.Kereaktifan halogen sangat besar.Hal ini disebabkan jari-jari atom halogen sangat kecil sehingga mudah menarik elektron.
3.Halogen merupakan oksidator(pengoksidasi kuat).Unsur-unsur halogen mudah mengikat elektron karena itu halogen mudah tereduksi.Dari fluorin sampai iodin sifat oksidatornya makin berkurang.

II.   Reaksi – reaksi halogen :
1.   Reaksi halogen dengan gas hidrogen
Semua halogen(X2) dapat bereaksi dengan gas Hidrogen,membentuk hidrogen Halida (HX).persamaan reaksinya sebagai berikut :
H2 + X2                 ->                     2 HX
2.  Reaksi dengan logam :
  Pada reaksi halogen dengan logam terbentuk halida yang berupa senyawa ion.Halogen bersifat sebagai pengoksidasi dan unsur yang bereaksi dengan halogen bersifat sebagai pereduksi.
Contoh : 2Na + Br           ->          2NaBr

3. Reaksi halogen dengan non logam :
Pada reaksi halogen dengan non logam membentuk senyawa kovalen.Kemampuan bereaksi unsur – unsur halogen dengan unsur non logam menunjukkan pola yang sama,yaitu pola kereaktifannya berkurang dari fluorin sampai iodin.Fluorin bereaksi langsung dengan semua unsur non logam kecuali nitrogen,helium,neon,dan argon.Bahkan dengan pemanasan,fluorin dapat bereaksi dengan intan dan xenon.



Fluorin dapat juga bereaksi dengan kaca,kuarsa,dan silika.
SiO2 (s) + 2F2 (g)           ->              SiF4 (s) + O2 (g)

Iodin dapat bereaksi langsung dengan fosfor
P4 (S) + 6I2 (s)             ->        4PI3 (s)

4.Reaksi halogen dengan air :
  Semua halogen larut dalam air.Unsur halogen yang dapat mengoksidasi air adalah fluorin dan klorin(berlangsung lambat).Hal ini disebabkan potensial oksidasi air adalah -1,23 V,sedangkan fluorin -2,87 V,dan klorin -1,36 V.
  F mengoksidasi air
  Cl dan Br larut dalam air,sedangkan
  I sukar larut dalam air,untuk melarutkan I2 harus ditambah KI.

5.Reaksi dengan basa
Klorin,bromin,dan iodin dapat bereaksi dengan basa. Halogen (X2) bereaksi dengan basa :
Pada suhu rendah menghasilkan halida (X-)
Pada suhu tinggi menghasilkan halida dan halat (XO-)

Contoh : Cl2 (g) + 2OH-(aq)        ->      Cl-(aq) + ClO-(aq) + H2O(l)

6.Reaksi dengan Hidrokarbon
Halogen bereaksi dengan hidrokarbon.Dikenal dengan halogenisasi ,kemampuan bereaksi unsur-unsur halogen tidak sama,sesuai dengan daya reduksi halogen yang berkurang dari fluorin ke iodin.Reaksi yang biasa terjadi pada hidrokarbon ialah sebagai berikut :
1.Reaksi substitusi (pengganti gugus H)            Bereaksi    dengan alkana
C2H6 + Cl2                     C 2H5Cl + HCl


2.Reaksi adisi (pemecahan ikatan rangkap)           Bereaksi dengan alkena
H2C        CH2 + Br2             CH2               CH2            

                       Br           Br
7.Reaksi halogen membentuk senyawa halogen :
A. Senyawa hidrogen halida (HX)
          Hidrogen halida dalam pelarut air bersifat asam yang disebut asam halida.Makin besar perbedaan keelektronegatifan antara hidrogen dengan unsur halogen maka makin kuat ikatan senyawa tersebut,sehingga kekuatan makin lemah.
Urutan kekuatan asam halida :
HF<HCl<HBr<HI
Jadi asam paling lemah adalah HF,dan yang terkuat adalah HI.
Sifat fisis dari Hidrogen Halida
Rumus Kimia
Massa Molekul
Titik Didih (°C)
Titik Lebur (°C)
Kelarutan dalam 1 Liter Volume Air
HF
20
19,4
-92
 -
HCl
36,5
-84
-112
507
HBr
81
-67
-89
610
HI
128
-35
-51
425


Pembuatan Hidrogen Halida
a.   Hidrogen Fluorida (HF)
HF dibuat dengancara mereakasikan kalsium fluoride dengan asam sulfat pekat.
CaF2(s) + H2SO4      ->         CaSO4(S) +2HF(G)




b.   Hidrogen Klorida (HCl)
HCl dibuat dengan mereaksikan garan dapur dengan asam sulfat pekat yang panas.
NACl(S) + H2SO4          ->       NaHSO4(S) + HCl(G)

c.    Hidrogen Bromida (HBr)
HBr dibuat dengan mereaksikan fosfor tribomida dengan air.
PBr2(S) + 3 H2O(l)            ->          H3PO3(aq) + 3 HBr (g)

d.   Hidrogen iodida (HI)
HI dibuat dengan mereaksikan fosfor triiodida dengan air.
PI3(s) + 3 H20(l)              ->             H3PO3(aq) + 3 HI(g)

B.  Asam oksi halogen :
Asam oksi halogen terbentuk dari reaksi oksi halogen dengan air. Sedangkan oksi halogen sendiri merupakan hasil reaksi dari halogen dengan oksigen. Kecuali flourin (F), halogen dapat membentuk asam-asam yang mengandung oksigen atau lumrahnya asam-oksi halogen. Contoh reaksi oksida halogen dengan air :
Cl2O(g) + H2O(l)          ->        2 HClO(aq)
Cl2O3(g) + H2O(l)        ->         2 HClO2(aq)
 Dalam kasus ini halogen memiliki biloks-biloks positif dan biloks positif ini adalah hal yang tidak biasa untuk halogen yang sangat reaktif menangkap elektron. Setiap harga biloks ini memiliki nama khusus.
A. Biloks (+1) namanya diawali dengan hipo, diikuti dengan nama halogen lalu diakhiri dengan it. Singkatnya nama asamnya menjadi : asam hipo(nama halogen)it. Contohnya asam hipoklorit
B. Biloks (+3) hanya diakhiri dengan –it, contohnya asam bromit
C. Biloks (+5) diberi akhiran –at, contohnya asam iodat
D. Biloks (+7) diberi awalan per- atau super- dan diakhiri –at, contohnya asam perklorat
Kekuatan asam oksi halogen bertambah dengan bertambahnya oksigen pada asam tersebut.


Tabel Bilangan Oksidasi Halogen, Oksida Halogen, dan Asam Oksi Halogen
Bilangan Oksidasi
Oksidasi Halogen
Asam Oksi Halogen
Nama Umum

Fluorin
Klorin
Bromin
Iodin
Klorin
Bromin
Iodin
+1
-
Cl2O
Br2O
I2O
HClO*
HBrO*
HIO*
asam hipohalit
+3
-
Cl2O3
Br2O3
I2O3
HClO2*
HBrO2*
HIO2*
asam halit
+5
-
Cl2O5
Br2O5
I2O5
HClO3*
HBrO3*
HIO3
asam halat
+7
-
Cl2O7
Br2O7
I2O7
HClO4*
HBrO4*
HIO4
asam perhalat
*) Hanya terdapat sebagai larutan dan tidak stabil

C. Garam halida
          Sifat unsur-unsur halogen yang reaksi menyebabkan halogen yang reaktif menyebabkan halogen tidak terdapat bebas dialam melainkan terdapat sebagai garam-garam halida yang larut dalam air laut,misalnya natrium klorida (NaCl) dan natrium iodida (NaI),senyawa fluorspar(CaF2),senyawa AgBr. Garam-garam halida umumnya mudah larut dalam air, kecuali garam dari kation Ag+, Hg22+, dan Pb2+.

Tabel beberapa warna dari garam halida yang sukar larut dalam air
Klorin
Bromin
Iodin
Senyawa
Warna
Senyawa
Warna
Senyawa
Warna
AgCl
Putih
AgBr
Kuning muda
AgI
Kuning
Hg2Cl2
Putih
Hg2Br2
Kuning muda
Hg2I2
Kuning
PbCl2
Putih
PbBr2
Kuning muda
PbI2
Kuning
CuCl
Putih
CuBr
Putih
CuI
Putih













KEGUNAAN HALOGEN 

Untuk kegunaan halogen, agan2 bisa akses situs web ini :








Demikian yg bisa saya anjurkan, semoga contoh makalah ini bisa memberikan agan2 sedikit pencerahan dalam mengerjakan tugas. Terimakasih telah berkunjung ke blog saya, kritik dan saran yg bersifat membangun sangat saya harapkan guna memperbaiki blog amatiran saya ini. Terimakasih... :)

Cc : Vice_Yayan










Tidak ada komentar:

Poskan Komentar